
Selain itu, bollard multifungsi juga semakin banyak digunakan, seperti bollard yang bisa menjadi tempat duduk pedestrian, pot tanaman, hingga tiang rambu lalu lintas. Konsep multifungsi ini mendukung prinsip city furnishings yang tidak hanya estetis tetapi juga praktis dalam penggunaan ruang publik.
Kini Anda paham bahwa Tiang Pembatas Kendaraan bukan hanya berfungsi sebagai pembatas fisik, tetapi juga punya peran very important dalam menertibkan lalu lintas, menjaga keselamatan pejalan kaki, sekaligus mempercantik area publik.
Kekurangan: Bobot sangat berat, desain cenderung monoton jika tanpa ornamen. Pemasangan butuh pondasi konstruksi yang matang.
Diameter tiang biasanya berkisar antara 10 hingga twenty cm, tergantung substance yang digunakan. Bollard berbahan besi cor atau baja umumnya memiliki diameter lebih besar untuk menahan benturan kendaraan dengan baik.
Memberikan dukungan struktural: Tiang pagar pembatas merupakan fondasi penopang seluruh struktur pagar pembatas.
Dengan melihat keberhasilan awalnya, banyak akademisi dan peneliti mulai tertarik mengeksplorasi dampak sosial dan psikologis dari konsep ini.
Bollard berbahan besi cor terkenal kuat, kokoh, dan tahan benturan keras, sehingga sering digunakan di space padat lalu lintas seperti tepi jalan raya atau area parkir besar.
Material yang tepat membuat bollard tahan terhadap benturan dan cuaca ekstrem, sehingga lebih awet dan tidak mudah rusak. Hal ini penting untuk menjaga fungsi dan penampilan bollard dalam jangka panjang.
Sayangnya, masih banyak yang memasang bollard tanpa mempertimbangkan standar ukuran sehingga fungsinya tidak maksimal.
Selain tinggi dan diameter, jarak antar bollard juga harus diperhatikan. Jika terlalu rapat, akan menghambat jalur pedestrian dan pengguna kursi roda, sementara jika terlalu renggang akan membuat kendaraan kecil seperti motor dapat menerobos.
Setiap kebutuhan jalan raya dan space publik memiliki standar bollard yang berbeda. Memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis akan membantu memilih produk yang paling tepat.
Tiang Pembatas Kendaraan atau bollard jalan adalah struktur vertikal yang dipasang secara permanen maupun semi permanen untuk membatasi pergerakan kendaraan di place tertentu.
Di jalur pedestrian perkotaan, bollard membantu here memisahkan space pejalan kaki dari jalur kendaraan, meminimalkan risiko kecelakaan. Di region parkir, bollard membatasi kendaraan agar tidak melewati garis aman, menjaga akses pedestrian tetap lancar.
Tidak hanya itu, setiap unit bollard akan melewati tahapan inspeksi mutu, mulai dari dimensi presisi hingga ketahanan terhadap beban benturan. Hasilnya, bollard yang diproduksi memiliki daya tahan lama, tidak mudah rusak, dan siap digunakan dalam berbagai kondisi lapangan.